Saturday, August 1, 2009

Periode Dinasti Awal Mesir

Periode Dinasti Awal Mesir terdiri dari dinasti pertama dan kedua, berawal dari tahun 2920 SM, melanjutkan periode Protodinastik Mesir sampai tahun 2575 SM, atau pada permulaan Kerajaan Lama. Beberapa ahli sejarah Mesir menyertakan dinasti ketiga ke dalam periode ini.

Menurut Manetho, raja pertama pada periode ini adalah Menes. Namun, raja pertama yang diketahui dari dinasti pertama adalah Hor-Aha, dan raja pertama yang berhasil menyatukan kedua negara (Mesir Hulu dan Mesir Hilir) adalah Narmer (raja terakhir periode Protodinastik). Namanya ditemukan tertulis pada sebuah pelat (pelat Narmer) yang digunakan untuk menggiling mineral untuk kohl, yang digunakan oleh orang Mesir Kuno untuk menghias matanya. Kegiatan pemakaman untuk para petani dan rakyat biasa sama dengan yang ada pada zaman predinastik, tapi para orang-orang yang lebih kaya menginginkan sesuatu yang lebih. Karena itu, bangsa Mesir Kuno memulai pembangunan mastaba.

Sebelum penyatuan antara Mesir Hulu dan Hilir yang berlangsung kira-kira tahun 3100 SM, tanah Mesir telah ditempati desa-desa otonomi. Dengan adanya dinasti pertama, para penguasa mendirikan sebuah pemerintahan nasional dan menetapkan gubernur-gubernur di daerah. Bangunan pemerintahan pusat menyerupai kuil terbuka yang dibangun dengan kayu atau batu pasir.

wikipedia


Periode Protodinastik Mesir

Periode Protodinastik Mesir (3200 SM - 3000 SM) menunjuk pada masa berakhirnya periode predinastik Mesir. Periode ini sama dengan fase dalam arkeologi yang dikenal sebagai Naqada III. Masa ini juga terkadang dikenal sebagai Dinasti 0 atau Periode Predinastik Akhir.
Pelat Narmer, diperkirakan merupakan penanda penyatuan antara Mesir Hulu dan Mesir Hilir

Periode Protodinastik dikenal sebagai masa ketika Mesir Kuno mengalami proses penyatuan politik, mengarah kepada penyatuan negara selama Periode Predinastik Mesir. Pada masa inilah bahasa Mesir pertama kali ditulis dalam hieroglif. Ada juga fakta-fakta arkeologi mengenai keberadaan perkampungan orang-orang Mesir di Israel selatan selama periode protodinastik, yang disebut sebagai koloni atau tempat penyaluran barang untuk kegiatan perdagangan.

Pembentukan negara dimulai pada masa ini dan bahkan mungkin lebih awal. Berbagai macam kota-negara kecil muncul di sepanjang Sungai Nil. Peperangan selama berabad-abad memecah Mesir Hulu menjadi tiga negara besar: Thinis, Naqada, dan Nekhen. Tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupan politik di Mesir Hilir tetapi mereka dan Naqada mempunyai kesamaan dalam pemujaan Set sementara Thinis dan Nekhen memuja Horus. Berada di antara Thinis dan Nekhen, Naqada-lah yang pertama runtuh. Thinis kemudian menaklukkan Mesir Hilir. Hubungan antara Nekhen dan Thinis masih diragukan tetapi kedua negara ini kemungkinan telah bergabung secara damai dengan keluarga kerajaan Thinis sebagai penguasa seluruh Mesir. Raja-raja Thinis dimakamkan di Abydos di pemakaman Umm el-Qa'ab.

Kebanyakan Egyptologis menganggap Narmer merupakan raja terakhir periode ini, meskipun beberapa pihak menempatkannya di periode dinasti pertama Mesir.

wikipedia